Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Bonsai,
Tips
Gaya Bonsai Literati ( 文人木, Bunjinki )Bunjin / Bebas / Kontemporer / Pohon Sastrawan
Literati ( 文人木, Bunjinki )Bunjin / Bebas / Kontemporer / Pohon Sastrawan
Bentuk bonsai ini asal usulnya dari meniru bentuk pohon dalam nanga. Dinamakan bonsai bentuk Pohon Sastrawan karena sastrawan zaman Meiji sangat menggemari bonsai bentuk ini. Pada zaman sekarang, batang kurus, jumlah dahan sedikit, dan dahan pendek juga disebut Pohon Sastrawan.
Bentuk bonsai ini asal usulnya dari meniru bentuk pohon dalam nanga. Dinamakan bonsai bentuk Pohon Sastrawan karena sastrawan zaman Meiji sangat menggemari bonsai bentuk ini. Pada zaman sekarang, batang kurus, jumlah dahan sedikit, dan dahan pendek juga disebut Pohon Sastrawan.
Bonsai,
Tips
Gaya Bonsai Grouping / 寄せ植え / Yoseue / Gaya Berkelompok
Grouping / 寄せ植え / Yoseue / Gaya Berkelompok
Lebih dari satu pohon ditanam bersama dalam satu pot dangkal atau ditanam di atas batu. Pohon yang ditanam dapat saja beberapa pohon dari satu spesies, atau campuran dari beberapa spesies berbeda. Nilai kreativitas karya dapat ditinggikan dengan perpaduan benda-benda hiasan yang diletakkan sebagai tambahan.
Lebih dari satu pohon ditanam bersama dalam satu pot dangkal atau ditanam di atas batu. Pohon yang ditanam dapat saja beberapa pohon dari satu spesies, atau campuran dari beberapa spesies berbeda. Nilai kreativitas karya dapat ditinggikan dengan perpaduan benda-benda hiasan yang diletakkan sebagai tambahan.
Bonsai,
Tips
Gaya Bonsai Raft / Akar Terjalin / 根連なり / Netsuranari
Raft / Akar Terjalin / 根連なり / Netsuranari
Akar dari sejumlah batang pohon dari satu spesies (tiga batang pohon atau lebih) saling melekat dan berhubungan satu satu sama lainnya. Bentuk ini juga dapat berasal dari batang pohon yang tadinya tegak, namun roboh dan terkubur di dalam tanah. Bagian yang dulunya adalah dahan pohon, berubah peran dan tumbuh sebagai batang pohon. Dari batang pohon tersebut keluar akar, dan akar tersebut terjalin dengan akar pohon asal. Bentuk yang mirip dengan Akar Terjalin disebut Rakit atau Tumbuh dari Batang (Ikadabuki). Bonsai berbentuk Tumbuh dari Batang juga berasal dari pohon yang tadinya tegak, namun roboh dan dahan berubah peran menjadi batang. Perbedaannya dengan Akar Terjalin terletak pada akar yang hanya ada di satu tempat. Seperti halnya bonsai Berbatang Banyak, pohon berbatang genap tidak disukai.
Akar dari sejumlah batang pohon dari satu spesies (tiga batang pohon atau lebih) saling melekat dan berhubungan satu satu sama lainnya. Bentuk ini juga dapat berasal dari batang pohon yang tadinya tegak, namun roboh dan terkubur di dalam tanah. Bagian yang dulunya adalah dahan pohon, berubah peran dan tumbuh sebagai batang pohon. Dari batang pohon tersebut keluar akar, dan akar tersebut terjalin dengan akar pohon asal. Bentuk yang mirip dengan Akar Terjalin disebut Rakit atau Tumbuh dari Batang (Ikadabuki). Bonsai berbentuk Tumbuh dari Batang juga berasal dari pohon yang tadinya tegak, namun roboh dan dahan berubah peran menjadi batang. Perbedaannya dengan Akar Terjalin terletak pada akar yang hanya ada di satu tempat. Seperti halnya bonsai Berbatang Banyak, pohon berbatang genap tidak disukai.
Bonsai,
Tips
Gaya Bonsai Clump / 多幹 / Takan / Gaya Berbatang Banyak
Clump / 多幹 / Takan / Gaya Berbatang Banyak
Dari satu pangkal akar tumbuh tegak lebih dari satu batang pohon. Bila tumbuh dua batang pohon, maka bonsai disebut Berbatang Dua (Sōkan). Bila ada tiga batang pohon, maka disebut Berbatang Tiga (Sankan). Bonsai berbatang lima atau lebih disebut Tunggul Tegak (Kabudachi). Batang berjumlah ganjil lebih disukai. Selain bonsai berbatang dua, bonsai dengan batang berjumlah genap tidak disenangi dan tidak dibuat.
Dari satu pangkal akar tumbuh tegak lebih dari satu batang pohon. Bila tumbuh dua batang pohon, maka bonsai disebut Berbatang Dua (Sōkan). Bila ada tiga batang pohon, maka disebut Berbatang Tiga (Sankan). Bonsai berbatang lima atau lebih disebut Tunggul Tegak (Kabudachi). Batang berjumlah ganjil lebih disukai. Selain bonsai berbatang dua, bonsai dengan batang berjumlah genap tidak disenangi dan tidak dibuat.
Bonsai,
Tips
Broom / 箒立ち / Hōkidachi / Gaya Sapu Terbalik
Batang tegak lurus hingga di tengah sebelum dahan dan ranting tumbuh menyebar ke segala arah. Puncak pohon sulit ditentukan dari sejumlah puncak dahan yang ada sehingga bentuk bonsai ini mirip sapu dari bambu. Keindahan bonsai gaya ini dinilai dari percabangan dahan yang rapi, dan titik dimulainya persebaran dahan dan ranting ke segala arah, tinggi pohon, dan keseimbangan unsur-unsur tersebut.
Gaya Bonsai Broom / 箒立ち / Hōkidachi / Gaya Sapu Terbalik
Batang tegak lurus hingga di tengah sebelum dahan dan ranting tumbuh menyebar ke segala arah. Puncak pohon sulit ditentukan dari sejumlah puncak dahan yang ada sehingga bentuk bonsai ini mirip sapu dari bambu. Keindahan bonsai gaya ini dinilai dari percabangan dahan yang rapi, dan titik dimulainya persebaran dahan dan ranting ke segala arah, tinggi pohon, dan keseimbangan unsur-unsur tersebut.
Bonsai,
Tips
Cascade / 懸崖 / Kengai / Gaya Menggantung
Pohon diibaratkan tumbuh di permukaan dinding terjal yang berada di tebing tepi laut atau dinding lembah terjal. Batang pohon tumbuh bagaikan menggantung ke bawah tebing. Puncak pohon tersebut menggantung jauh hingga melebihi dasar pot. Bila puncak pohon tidak melebihi dasar pot maka bonsai disebut Semi cascade / Han Kengai / Setengah Menggantung.
Gaya Bonsai Cascade / 懸崖 / Kengai / Gaya Menggantung
Cascade / 懸崖 / Kengai / Gaya Menggantung
Pohon diibaratkan tumbuh di permukaan dinding terjal yang berada di tebing tepi laut atau dinding lembah terjal. Batang pohon tumbuh bagaikan menggantung ke bawah tebing. Puncak pohon tersebut menggantung jauh hingga melebihi dasar pot. Bila puncak pohon tidak melebihi dasar pot maka bonsai disebut Semi cascade / Han Kengai / Setengah Menggantung.
Bonsai,
Tips
Gaya Bonsai Windswept / 吹流し / Fukiganashi / Sarung Angin / Tertiup Angin
Windswept / 吹流し / Fukiganashi / Sarung Angin / Tertiup Angin
Dibandingkan bonsai bentuk Miring / Slanting, pohon tumbuh sambil mengalami paksaan yang lebih kejam. Batang dan dahan pohon hanya condong ke satu arah. Batang dan dahan pohon yang condong ke satu sisi jauh lebih panjang daripada tinggi pohon yang diukur dari pangkal batang ke puncak pohon. Posisi batang dan dahan mirip dengan bonsai gaya Setengah Menggantung, namun batang dan dahan terlihat membentuk garis paralel.
Dibandingkan bonsai bentuk Miring / Slanting, pohon tumbuh sambil mengalami paksaan yang lebih kejam. Batang dan dahan pohon hanya condong ke satu arah. Batang dan dahan pohon yang condong ke satu sisi jauh lebih panjang daripada tinggi pohon yang diukur dari pangkal batang ke puncak pohon. Posisi batang dan dahan mirip dengan bonsai gaya Setengah Menggantung, namun batang dan dahan terlihat membentuk garis paralel.
Bonsai,
Tips
Slanting / 斜幹 / Shakan / Gaya Miring
Batang pohon miring ke satu sisi bagaikan terus menerus ditiup angin ke arah tersebut. Bagaikan ada benda yang menghalangi di salah satu sisi, batang pohon tumbuh mencondong ke sisi lain. Ciri khas bentuk ini berupa dahan yang ada hanya di bagian puncak lengkungan batang, dan berselang-seling di sisi kiri-kanan dan depan-belakang.
Gaya Bonsai Slanting / 斜幹 / Shakan / Gaya Miring
Slanting / 斜幹 / Shakan / Gaya Miring
Batang pohon miring ke satu sisi bagaikan terus menerus ditiup angin ke arah tersebut. Bagaikan ada benda yang menghalangi di salah satu sisi, batang pohon tumbuh mencondong ke sisi lain. Ciri khas bentuk ini berupa dahan yang ada hanya di bagian puncak lengkungan batang, dan berselang-seling di sisi kiri-kanan dan depan-belakang.
Bonsai,
Tips
Informal upright / 模様木 / Moyogi / Gaya Tegak Lurus Berkelok-kelok
Batang pohon tegak berkelok-kelok ke kiri dan ke kanan. Diameter batang makin ke atas makin mengecil dengan keseimbangan kiri dan kanan yang baik. Dahan yang baik adalah dahan yang ada di bagian puncak lengkungan batang pohon. Dahan yang berada di bagian dalam lengkungan dipotong. Dari pangkal batang hingga bagian puncak pohon dapat ditarik garis lurus, dan orang yang melihat tidak merasa khawatir dengan keseimbangan pohon tersebut.
Gaya Bonsai Informal upright atau Gaya Tegak Lurus Berkelok-kelok
Informal upright / 模様木 / Moyogi / Gaya Tegak Lurus Berkelok-kelok
Batang pohon tegak berkelok-kelok ke kiri dan ke kanan. Diameter batang makin ke atas makin mengecil dengan keseimbangan kiri dan kanan yang baik. Dahan yang baik adalah dahan yang ada di bagian puncak lengkungan batang pohon. Dahan yang berada di bagian dalam lengkungan dipotong. Dari pangkal batang hingga bagian puncak pohon dapat ditarik garis lurus, dan orang yang melihat tidak merasa khawatir dengan keseimbangan pohon tersebut.
Bonsai,
Tips
Formal Upright / 直幹 / Chokkan / Gaya Tegak Lurus
Batang pohon tegak lurus vertikal ke atas. Pohon dikatakan memiliki batang yang ideal bila pohon memiliki diameter batang yang makin ke atas makin mengecil, dimulai dari bagian batang yang dekat dengan akar. Pohon dikatakan memiliki dahan yang ideal bila dahan ada di sisi depan-belakang atau kiri-kanan saling bersilangan satu sama lainnya. Jarak antardahan makin ke atas makin sempit. Bentuk akar ideal adalah akar yang bila dilihat dari atas, menjalar ke segala penjuru. (Kaskus.co.id)
Gaya Bonsai Formal upright / Gaya Tegak Lurus
Formal Upright / 直幹 / Chokkan / Gaya Tegak Lurus
Batang pohon tegak lurus vertikal ke atas. Pohon dikatakan memiliki batang yang ideal bila pohon memiliki diameter batang yang makin ke atas makin mengecil, dimulai dari bagian batang yang dekat dengan akar. Pohon dikatakan memiliki dahan yang ideal bila dahan ada di sisi depan-belakang atau kiri-kanan saling bersilangan satu sama lainnya. Jarak antardahan makin ke atas makin sempit. Bentuk akar ideal adalah akar yang bila dilihat dari atas, menjalar ke segala penjuru. (Kaskus.co.id)
Tips
Mengenal Tanaman Serut
Serut adalah jenis tanaman yang sudah lama populer sebagai bahan bonsai. Tidak jarang bonsai dari tanaman ini mahal harganya, karena memang tanaman serut ini sangat cocok untuk dibuat bonsai.
Serut dalam bahasa latinnya Streblus asper, banyak dijumpai di dataran rendah di bagian utara pulau Jawa, Sumatera. Pada dasarnya serut memang sudah memiliki daun kecil. Namun setelah mengalami masa perawatan sebagai bonsai, daun serut akan menjadi lebih kecil lagi. Kulit kayunya berwarna putih, bertolak belakang dengan warna daunnya. Hal ini menjadi salah satu daya tarik tanaman ini. Selain memiliki keunikan akan daun serta kulit kayu yang berwarna putih, tanaman ini juga dapat tumbuh dengan baik apabila ditanam di dalam pot. Saat ditanam di dalam pot tanaman ini masih dapat membentuk cabang dan ranting. Batangnya juga mudah tumbuh tunas, sehingga mudah dalam pemilihan cabang yang akan dibosai. Tanaman ini memiliki buah yang berwana hijau dan juga berbunga berwarna putih. Baik bunga dan buahnya tidak begitu menonjol karena terlalu kecil ukurannya.
Kebiasaan Tanaman Serut
Pada saat musim kemarau, kebiasaan tanaman serut ini adalah merontokan daunnya. Namun kurang lebih seminggu kemudian, tunas-tunas baru akan bermunculan. Jadi jika kebetulan anda memiliki tanaman ini baik berupa bonsai maupun tidak, jika tiba-tiba daunnya rontok Anda tidak perlu cemas. Ini adalah salah satu kelakuan yang khas yang dimiliki serut.
Umur tanaman serut dapat dikatakan amat panjang, dapat tumbuh sampai ratusan tahun. Dan sebagai tanaman bonsai ia tidak rewel menuntut perawatan yang aneh-anah.
Cara Perkembangbiakan Tanaman Serut
Kebanyakan bonsai serut yang ada masih galian dari alam. Padahal tanaman ini mudah dikembangbiakan, yaitu dengan tunas akar, cangkok maupun dengan cara stek. Hanya memang cara terakhir memang agak sulit, sehingga dibutuhkan perlakuan dan perawatan khusus.
Memindahkan
tanaman serut ke dalam pot harus dilakukan dengan hati-hati. Tanaman ini sangat peka terhadap pemotongan akar. Bilamana perlu penggaliannya dilakukan secara bertahap. Pertama, potong dulu sebagian akarnya, kemudian timbun lagi dengan tanah. Lebih kurang dua bulan berikutnya, pemotongan tahap kedua yang merupakan pemotngan seluruhnya dapat dilakukan. Setelah melalui cara tersebut, tanaman serut dapat dipindahkan ke dalam pot besar terlebih dahulu, yang merupakan pot sementara.
Media Tanam Tanaman atau Bonsai Serut
Selama masa training (pembentukan), agar ia tumbuh sehat, sebaiknya digunakan media tanaman tanah gunung dicampur pupuk kandang atau humus, dengan perbandingan 1: 1. Pada media tanaman ini, cabang dan rantingya akan tumbuh subur dan cepat besar, sehingga cepat mencapai keseimbangan dengan besarnya batang. Jika keseimbangan dirasakan sudah cukup, tanaman dapat dipindahkan ke dalam pot bosai yang permanen. Media tanamannya sebaiknya berupa campuran antara tanah gunung, humus, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1.
Bonsai serut menyukai sinar matahari pnuh, maka harus diletakan di tempat yang terbuka yang terkena sinar matahari sepanjang hari. Di tempat itu, ia akan tumbuh baik dan daunnya dapat lebih kecil, serta tahan penyakit. Jika diletakan pada tempat yang kurang sinar mataharinya, pertumbuhannya akan terganggu, akarnya tidak berkembang biak, daunnya besar-besar, dan ruas cabang atau ranting panjang-panjang.
Bonsai serut minimal harus disiram satu kali sehari. Jika sistem drainase potnya baik, penyiraman dapat dilakukan dua kali sehari, terutama pada musim kemarau.
Hama Pada Tanaman atau Bonsai Serut
Musuh utama bonsai serut adalah kutu putih yang mengeluarkan embun madu yang manis rasanya. Penyebaran kutu ini dibantu oleh semut yang menyukai embun madunya. Selain itu, embun madu ini merupakan media tumbuh yang baik bagi cendawan jelaga yang suka menutupi daun sehingga hitam warnanya. Untuk menanggulangi hal ini, bonsai serut sebaiknya di semprot insektisida atau fungisida secara rutin. Bila perlu bagian yang sudah terserang disikat untuk dibersihkan.
Mudahnya Membuat Bonsai dengan Pohon Serut
Mengenal Tanaman Serut
Serut adalah jenis tanaman yang sudah lama populer sebagai bahan bonsai. Tidak jarang bonsai dari tanaman ini mahal harganya, karena memang tanaman serut ini sangat cocok untuk dibuat bonsai.
Serut dalam bahasa latinnya Streblus asper, banyak dijumpai di dataran rendah di bagian utara pulau Jawa, Sumatera. Pada dasarnya serut memang sudah memiliki daun kecil. Namun setelah mengalami masa perawatan sebagai bonsai, daun serut akan menjadi lebih kecil lagi. Kulit kayunya berwarna putih, bertolak belakang dengan warna daunnya. Hal ini menjadi salah satu daya tarik tanaman ini. Selain memiliki keunikan akan daun serta kulit kayu yang berwarna putih, tanaman ini juga dapat tumbuh dengan baik apabila ditanam di dalam pot. Saat ditanam di dalam pot tanaman ini masih dapat membentuk cabang dan ranting. Batangnya juga mudah tumbuh tunas, sehingga mudah dalam pemilihan cabang yang akan dibosai. Tanaman ini memiliki buah yang berwana hijau dan juga berbunga berwarna putih. Baik bunga dan buahnya tidak begitu menonjol karena terlalu kecil ukurannya.
Kebiasaan Tanaman Serut
Pada saat musim kemarau, kebiasaan tanaman serut ini adalah merontokan daunnya. Namun kurang lebih seminggu kemudian, tunas-tunas baru akan bermunculan. Jadi jika kebetulan anda memiliki tanaman ini baik berupa bonsai maupun tidak, jika tiba-tiba daunnya rontok Anda tidak perlu cemas. Ini adalah salah satu kelakuan yang khas yang dimiliki serut.
Umur tanaman serut dapat dikatakan amat panjang, dapat tumbuh sampai ratusan tahun. Dan sebagai tanaman bonsai ia tidak rewel menuntut perawatan yang aneh-anah.
Cara Perkembangbiakan Tanaman Serut
Kebanyakan bonsai serut yang ada masih galian dari alam. Padahal tanaman ini mudah dikembangbiakan, yaitu dengan tunas akar, cangkok maupun dengan cara stek. Hanya memang cara terakhir memang agak sulit, sehingga dibutuhkan perlakuan dan perawatan khusus.
Memindahkan
tanaman serut ke dalam pot harus dilakukan dengan hati-hati. Tanaman ini sangat peka terhadap pemotongan akar. Bilamana perlu penggaliannya dilakukan secara bertahap. Pertama, potong dulu sebagian akarnya, kemudian timbun lagi dengan tanah. Lebih kurang dua bulan berikutnya, pemotongan tahap kedua yang merupakan pemotngan seluruhnya dapat dilakukan. Setelah melalui cara tersebut, tanaman serut dapat dipindahkan ke dalam pot besar terlebih dahulu, yang merupakan pot sementara.
Media Tanam Tanaman atau Bonsai Serut
Selama masa training (pembentukan), agar ia tumbuh sehat, sebaiknya digunakan media tanaman tanah gunung dicampur pupuk kandang atau humus, dengan perbandingan 1: 1. Pada media tanaman ini, cabang dan rantingya akan tumbuh subur dan cepat besar, sehingga cepat mencapai keseimbangan dengan besarnya batang. Jika keseimbangan dirasakan sudah cukup, tanaman dapat dipindahkan ke dalam pot bosai yang permanen. Media tanamannya sebaiknya berupa campuran antara tanah gunung, humus, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1.
Bonsai serut menyukai sinar matahari pnuh, maka harus diletakan di tempat yang terbuka yang terkena sinar matahari sepanjang hari. Di tempat itu, ia akan tumbuh baik dan daunnya dapat lebih kecil, serta tahan penyakit. Jika diletakan pada tempat yang kurang sinar mataharinya, pertumbuhannya akan terganggu, akarnya tidak berkembang biak, daunnya besar-besar, dan ruas cabang atau ranting panjang-panjang.
Bonsai serut minimal harus disiram satu kali sehari. Jika sistem drainase potnya baik, penyiraman dapat dilakukan dua kali sehari, terutama pada musim kemarau.
Hama Pada Tanaman atau Bonsai Serut
Musuh utama bonsai serut adalah kutu putih yang mengeluarkan embun madu yang manis rasanya. Penyebaran kutu ini dibantu oleh semut yang menyukai embun madunya. Selain itu, embun madu ini merupakan media tumbuh yang baik bagi cendawan jelaga yang suka menutupi daun sehingga hitam warnanya. Untuk menanggulangi hal ini, bonsai serut sebaiknya di semprot insektisida atau fungisida secara rutin. Bila perlu bagian yang sudah terserang disikat untuk dibersihkan.
Label:
Tips
News,
Tips
Menilik Sejarah Tanaman Bonsai
Seni tanaman bonsai menjadi sebuah aktivitas yang tidak pernah ada matinya semenjak dahulu. Harga tanaman bonsai juga tetap stabil tidak mengenal musiman. Kualitas tanaman bonsai yang berbicara bukan lagi harga yang terkatrol karena permainan. Seni tanaman bonsai memang sejarahnya sudah berlangsung sangat lama. Konon Bonsai Tanaman ini sudah muncul di Cina semenjak lebih dari seribu tahun yang lalu. Tanaman bonsai pada waktu itu dikenal dengan nama pun-sai.
Tanaman Bonsai pada waktu itu banyak menampilkan dedaunan jarang dan kasar, batang keriput yang sering tampak seperti binatang, naga dan burung. Ada sejumlah besar mitos dan legenda di sekitar bonsai Cina. Bentuk batang bonsai pada waktu itu berbentuk aneh atau menyerupai hewan, yang sampai kini masih sering dijumpai.B onsai Cina berasal dari lanskap imajinasi dan gambar naga berapi-api dan ular melingkar.
Sampai akhirnya Bonsai dari Cina ini diadopsi oleh orang-orang dari Jepang pada zaman Kamakura (1185 - 1333) dengan cara Zen Buddhisme . Hingga kemudian seni tanaman bonsai dengan cepat menyebar di seluruh Asia.
Seni Tanaman bonsai di Jepang mengalami perkembangan yang lebih sempurna melewati apa-apa yang belum ada di Cina. Seiring dengan berjalannya waktu, tanaman bonsai tidak hanya menjadi koleksi para biarawan Buddha , tetapi juga menjadi koleksi para bangsawan sebagai simbol prestise dan kehormatan. Seni Bonsai di Jepang merupakan perpaduan dari kepercayaan kuno yang kuat dengan filosofi Timur dari harmoni antara manusia, jiwa dan alam. Saat itu tanaman bonsai menjadi milik ekslusif bagi kaum bangsawan di Jepang.
Hingga akhirnya Pada pertengahan abad ke-19, setelah lebih dari 230 tahun isolasi global, Jepang membuka diri kepada seluruh dunia. Dengan cepat para wisatawan yang mengunjungi Jepang mengabarkan adanya pohon miniatur dalam wadah keramik yang menirukan usia, dewasa, pohon-pohon tinggi di alam. Pameran lanjut di London, Wina dan Paris di bagian akhir abad ini - terutama Pameran Dunia Paris pada tahun 1900 membuka mata dunia untuk bonsai.
Di Jepang Bonsai saat ini cenderung fokus pada menggunakan spesies asli seperti pinus, azalea dan maple meskipun ini dianggap sebagai tanaman bonsai tradisional.
Tanaman Bonsai pada waktu itu banyak menampilkan dedaunan jarang dan kasar, batang keriput yang sering tampak seperti binatang, naga dan burung. Ada sejumlah besar mitos dan legenda di sekitar bonsai Cina. Bentuk batang bonsai pada waktu itu berbentuk aneh atau menyerupai hewan, yang sampai kini masih sering dijumpai.B onsai Cina berasal dari lanskap imajinasi dan gambar naga berapi-api dan ular melingkar.
Sampai akhirnya Bonsai dari Cina ini diadopsi oleh orang-orang dari Jepang pada zaman Kamakura (1185 - 1333) dengan cara Zen Buddhisme . Hingga kemudian seni tanaman bonsai dengan cepat menyebar di seluruh Asia.
Seni Tanaman bonsai di Jepang mengalami perkembangan yang lebih sempurna melewati apa-apa yang belum ada di Cina. Seiring dengan berjalannya waktu, tanaman bonsai tidak hanya menjadi koleksi para biarawan Buddha , tetapi juga menjadi koleksi para bangsawan sebagai simbol prestise dan kehormatan. Seni Bonsai di Jepang merupakan perpaduan dari kepercayaan kuno yang kuat dengan filosofi Timur dari harmoni antara manusia, jiwa dan alam. Saat itu tanaman bonsai menjadi milik ekslusif bagi kaum bangsawan di Jepang.
Hingga akhirnya Pada pertengahan abad ke-19, setelah lebih dari 230 tahun isolasi global, Jepang membuka diri kepada seluruh dunia. Dengan cepat para wisatawan yang mengunjungi Jepang mengabarkan adanya pohon miniatur dalam wadah keramik yang menirukan usia, dewasa, pohon-pohon tinggi di alam. Pameran lanjut di London, Wina dan Paris di bagian akhir abad ini - terutama Pameran Dunia Paris pada tahun 1900 membuka mata dunia untuk bonsai.
Di Jepang Bonsai saat ini cenderung fokus pada menggunakan spesies asli seperti pinus, azalea dan maple meskipun ini dianggap sebagai tanaman bonsai tradisional.
Tips
Cara Membuat Bonsai Pohon Asam Jawa
Jika anda sedang mencari bahan untuk tanaman bonsai mungkin anda bisa mencoba pohon asam Jawa. Asam Jawa merupakan satu dari banyak jenis tanaman yang bisa dijadikan bonsai karena memiliki beberapa kelebihan. Salah satu kelebihan dari pohon asam jawa dijadikan bonsai adalah karena memiliki batang yang alot atau ulet sehingga tidak mudah patah saat dibentuk. Karena sifat asem jawa seperti itu sehingga mudah untuk dibentuk sesuai dengan keinginan dan kemauan kita. Selain itu daun asem jawa yang kecil serta batang yang bisa dibentuk indah membuat tanaman asem jawa banyak digemari sebagai bakalan bonsai.
Untuk mendapatkan tanaman asem jawa sebagai bakalan bonsaisebenarnya tidaklah sulit. Karena tanaman asem jawa banyak tumbuh diseluruh pelosok Indonesia. Hanya tidak diketahui mengapa tanaman ini disebut tanaman asem jawa. Pohon asem jawa banyak dijadikan bahan membuat bonsai karena mempunyai tajuk yang rapat dengan daun kecil serta batang dan ranting yang super rapat. Batangnya kokoh dan memiliki keindahan pada bagian kulit batang sehingga menjadi daya tarik tersendiri.
Cara Membuat Bonsai Asem Jawa
Untuk membuat bonsai dari tanaman Asem jawa ini bisa dilakukan dengan berbagai cara. Kita bisa membuat bonsai asem jawa dari biji yang kita semaikan, mencangkok dari pohon asem yang sudah besar atau mengambil bakalan bonsai dari tempat asalnya. Tanaman asem jawa tidak bisa ditanam dengan cara stek, jadi jangan coba-coba lakukan ini.
Selain itu media untuk membuat bonsai Tanaman Asem jawa juga harus tepat. Pohon asam akan memiliki kesenangan dan akan subur pada mesia tanam yang memiliki drainase yang lancar. Karena itu media tanam bonsai asem jawa yang paling baik adalah tanah yang sedikit berkapur dan berpasir. Kondisi ph yang normal akan membantu pemunculan tunas tunas baru yang lebih baik lagi.
Label:
Tips
Tips
Cara Membuat Bonsai Pohon Beringin
Salah satu tanaman yang bagus untuk dibuat bonsai adalah Pohon beringin. Popularitas Bonsai beringin juga tidak kalah dari Bonsai Asam Jawa. Dari asalnya pohon beringin memang memiliki potensi bentuk yang bagus dan bisa dibentuk menjadi bonsai yang indah. Popularitas pohon beringin di kalangan pecintan tanaman bonsai memang sudah semenjak lama. Selain berpotensi dibentuk menjadi bonsai yang indah, pohon beringin juga merupakan jenis tanaman yang mudah tumbuh dan tidak gampang mati. Dengan cara stek pohon beringin juga bisa tumbuh dengan baik, wajar saja bonggol bakalan bonsai beringin banyak dicari meski tidak berakar.
Harga pohon bonsai beringin yang sudah jadi dan berbentuk indah cukup mahal, namun jika ingin mendapatkan bonsai beringin dengan harga murah anda bisa membeli bakalan dan kemudian merawat bakalan bonsai beringin tadi. Untuk membuat bonsai beringin bukan perkara yang sederhana. Untuk mendapatkan bonsai beringin yang indah dan menyenangkan dibutuhkan perawatan yang telaten dan konsisten secara terus menerus. Selain itu dari awal harus dipikirkan pola bonsai beringin yang diharapkan.
Persiapan Membuat Bonsai Beringin
Sebelum anda membuat bonsai beringin ada beberapa langkah persiapan yang perlu dilakukan dalam membuat bonsai beringin. Berikut ini beberapa persiapan yang perlu dilakukan untuk membuat bonsai beringin:
1. Siapkan Bonggol Tanaman Beringin, cari yang sudah cukup besar dan membentuk pola yang diinginkan atau pola bonsai yang ideal.
2. Siapkan Pot untuk menanam bonsai beringin
3. Media Tanam Untuk Bonsai Beringin
4. Kawat Stainlesteel ukuran 3 mm.
5. Gunting tanaman
Langkah-Langkah Membuat Bonsai Beringin
Setelah beberapa persiapan untuk membuat bonsai beringin sudah dilakukan, saatmya kita mulai langkah membuat bonsai beringin.
1. Pohon beringin di tanam pada media tanam yang strukturnya padat dan rendah unsur haranya. Hal ini dilakukan supaya pohon beringin tidak berlebihan mendapatkan nutrisi makanan, karena bila berlebihan maka akan sulit untuk dilakukan proses pembentukkan di bagian batang.
2. Gunakanlah kawat stainless kurang lebih berdiameter minimal tiga milimeter yang akan berfungsi untuk membentuk dahan ke pola tertentu dalam jangka waktu yang tidak terbatas hingga dihasilkan pola yang diinginkan pada saat kawat tersebut dilepas.
Adapaun cara pemasangan kawatnya untuk membuat bonsai beringin dengan dililitkan melingkar dari pangkal dahan kearah ujung dahan. Namun ingat harus hati-hati jangan sampai dahan patah. Adapun pada proses pelingkaran dapat dibantu dengan menggunakan tang supaya hasilnya dapat maksimal. Karena biasanya ketika kawat lepas maka dahan akan menyisakan bekas lilitan yang menjadikan dahan tersebut unik.
3. Melakukan pemupukan untuk menjaga kesehatan bonsai. Karena secara normal, kandungan unsur pupuk bonsai yang biasanya diperlukan yaitu nitrogen, fosfor dan potassium.
4. Melakukan pemangkasan secara berkala pada daun-daun pohon beringin untuk dapat membuat bentuk bonsai menjadi lebih hidup dan cantik
Dengan bahan bonsai beringin yang sudah cukup bagus, kemudian dilakukan penanaman pada media yang tepat serta perawatan yang baik, kita akan mendapatkan tanaman bonsai beringin yang indah. Jangan lupa untuk secara reguler melakukan pemangkasan daun dan dahan yang melenceng dari bentuk yang dikehendaki. Selamat mencoba
Harga pohon bonsai beringin yang sudah jadi dan berbentuk indah cukup mahal, namun jika ingin mendapatkan bonsai beringin dengan harga murah anda bisa membeli bakalan dan kemudian merawat bakalan bonsai beringin tadi. Untuk membuat bonsai beringin bukan perkara yang sederhana. Untuk mendapatkan bonsai beringin yang indah dan menyenangkan dibutuhkan perawatan yang telaten dan konsisten secara terus menerus. Selain itu dari awal harus dipikirkan pola bonsai beringin yang diharapkan.
Persiapan Membuat Bonsai Beringin
Sebelum anda membuat bonsai beringin ada beberapa langkah persiapan yang perlu dilakukan dalam membuat bonsai beringin. Berikut ini beberapa persiapan yang perlu dilakukan untuk membuat bonsai beringin:
1. Siapkan Bonggol Tanaman Beringin, cari yang sudah cukup besar dan membentuk pola yang diinginkan atau pola bonsai yang ideal.
2. Siapkan Pot untuk menanam bonsai beringin
3. Media Tanam Untuk Bonsai Beringin
4. Kawat Stainlesteel ukuran 3 mm.
5. Gunting tanaman
Langkah-Langkah Membuat Bonsai Beringin
Setelah beberapa persiapan untuk membuat bonsai beringin sudah dilakukan, saatmya kita mulai langkah membuat bonsai beringin.
1. Pohon beringin di tanam pada media tanam yang strukturnya padat dan rendah unsur haranya. Hal ini dilakukan supaya pohon beringin tidak berlebihan mendapatkan nutrisi makanan, karena bila berlebihan maka akan sulit untuk dilakukan proses pembentukkan di bagian batang.
2. Gunakanlah kawat stainless kurang lebih berdiameter minimal tiga milimeter yang akan berfungsi untuk membentuk dahan ke pola tertentu dalam jangka waktu yang tidak terbatas hingga dihasilkan pola yang diinginkan pada saat kawat tersebut dilepas.
Adapaun cara pemasangan kawatnya untuk membuat bonsai beringin dengan dililitkan melingkar dari pangkal dahan kearah ujung dahan. Namun ingat harus hati-hati jangan sampai dahan patah. Adapun pada proses pelingkaran dapat dibantu dengan menggunakan tang supaya hasilnya dapat maksimal. Karena biasanya ketika kawat lepas maka dahan akan menyisakan bekas lilitan yang menjadikan dahan tersebut unik.
3. Melakukan pemupukan untuk menjaga kesehatan bonsai. Karena secara normal, kandungan unsur pupuk bonsai yang biasanya diperlukan yaitu nitrogen, fosfor dan potassium.
4. Melakukan pemangkasan secara berkala pada daun-daun pohon beringin untuk dapat membuat bentuk bonsai menjadi lebih hidup dan cantik
Dengan bahan bonsai beringin yang sudah cukup bagus, kemudian dilakukan penanaman pada media yang tepat serta perawatan yang baik, kita akan mendapatkan tanaman bonsai beringin yang indah. Jangan lupa untuk secara reguler melakukan pemangkasan daun dan dahan yang melenceng dari bentuk yang dikehendaki. Selamat mencoba
Label:
Tips


























